Berita

Ketua PCNU Sumenep Tak Hadiri Kejurcab Pagar Nusa, Muncul Kabar Persaingan

1696
×

Ketua PCNU Sumenep Tak Hadiri Kejurcab Pagar Nusa, Muncul Kabar Persaingan

Sebarkan artikel ini
Ketua PCNU Sumenep Tak Hadiri Kejurcab Pagar Nusa, Muncul Kabar Persaingan
Kejurcab Pagar Nusa Kabupaten Sumenep 2025.

SuaraMadura.id – Ketua PCNU Sumenep nampak tak menghadiri Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Sumenep tahun 2025 yang digelar di GOR A. Yani, Kota Sumenep, Jumat (01/08).

Kejurcab Pagar Nusa menjadi ajang bergengsi bagi kader muda Nahdlatul Ulama (NU) dalam memperkuat silaturahmi, pembinaan dan penyaluran bakat serta memperkokoh semangat ke-NU-an lewat jalur olahraga bela diri tradisional.

Sebagaimana disampaikan Ketua Pagar Nusa Kabupaten Sumenep, KH. Abdul Muiz, bahwa Kejurcab bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembinaan karakter dan pencarian bibit unggul atlet pencak silat dari kalangan santri NU.

“Ini adalah ajang silaturahim sekaligus pembinaan. Ketika kebersamaan terjalin, maka solidaritas akan terbentuk. Ini penting untuk membangun kekuatan organisasi jangka panjang,” terangnya saat berikan sambutan.

Kendati begitu, Kejurcab Pagar Nusa yang diikuti 233 pesilat muda dari berbagai ranting dan kelas di seluruh wilayah Kota Keris, tidak dihadiri oleh Ketua PCNU Sumenep, yakni KH. Achmad Panji Taufiq.

Padahal menurut KH. Abdul Muiz, pihaknya selalu mengundang PCNU Sumenep dalam setiap kegiatan Pagar Nusa, yang merupakan bentuk penghormatan kepada induk organisasi.

“Pagar Nusa adalah badan otonom NU, jadi PCNU itu orang tua kami. Kami selalu terbuka untuk arahan dan bimbingan,” ujar KH Abdul Muiz yang terdengar seperti sedang menyindir secara halus Ketua PCNU Sumenep.

Ketidakhadiran KH. Achmad Panji Taufiq dalam pembukaan Kejurcab Pagar Nusa Kabupaten Sumenep 2025 pun disayangkan Ketua Panitia Pelaksana acara tersebut Kamsil Lailatul Qadri.

“PCNU sebagai wadah besar kami, sudah diundang oleh kami selaku panitia tapi katanya tidak menerima surat. Padahal ada tanda buktinya bahwa surat undangan sudah sampai,” jelasnya.

Hal tersebut, kata Kamsil merupakan bentuk kelalaian. Yang mana pada acara sekelas Kejurcab Pencak Silat Pagar Nusa, selaku Banom PCNU Sumenep, tetapi tidak dihadiri.

“Ya, karena beliau, PCNU Sumenep adalah bapak kita. Maka kita selaku Banom PCNU, kita harus menerima. Berarti bapak kita itu masih kurang memperhatikan terhadap kita,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kejurcab Pagar Nusa 2025 dijadwalkan masih berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan mempertandingkan berbagai kategori usia dan kelas berat.

Sementara, belum ada keterangan resmi dari PCNU Sumenep terkait ketidakhadirannya dalam acara besar salah satu Banom-nya, yaitu Kejurcab Pagar Nusa 2025.

Meskipun tersiar kabar bahwa hal itu berkaitan dengan proses pemilihan Ketua PCNU Sumenep periode berikutnya yang akan berlangsung. Dimana Ketua Pagar Nusa Sumenep, KH. Abdul Muiz menjadi salah satu kandidat kuat.

Dandim 0827/Sumenep Mohon Diri
Berita

SuaraMadura.id – Lepas sambut Dandim 0827/Sumenep dari Letkol Inf Yoyok Wahyudi ke Letkol Arm Bendi Wibisono tandai pergantian pucuk pimpinan…