Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

Direksi PD Sumekar Terpilih Diharap Bebas dari Peran Mafia Beras

155
×

Direksi PD Sumekar Terpilih Diharap Bebas dari Peran Mafia Beras

Sebarkan artikel ini
Direksi PD Sumekar Terpilih Diharap Bebas dari Peran Mafia Beras
Distribusi beras TPP ASN Sumenep, salah satu bidang usaha PD Sumekar.

Suaramadura.id – Uji kompetensi wawancara seleksi terbuka calon Direksi PD Sumekar hari Rabu, 21 Desember 2022 jadi pusat perhatian berbagai unsur masyarakat Kota Keris. Figur yang bebas dari intervensi pihak tak bertanggungjawab diharapkan.

Rencananya Achmad Fauzi yang akan berinteraksi langsung dengan ketiga calon Direksi PD Sumekar yakni, Bambang Supratman, Hendri dan Abd Rahem di Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Melansir media Trans Madura edisi 20 Desember 2022, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Juhari berharap bupati bersikap profesional dalam memilih orang yang akan duduk pada pucuk pimpinan PD Sumekar.

“Saya berharap kepada Timsel (Tim Seleksi Direksi PD Sumekar, red) melakukan fit and proper test yang transparan yang akuntabel,” kata Juhari.

Dirinya juga meminta, bagaimana orang yang terpilih menjadi pimpinan PD Sumekar betul-betul bersih dan visioner. Rekam jejak perlu juga dipertimbangkan alias tidak memiliki masalah sebelumnya.

Sementara Nurahmat, tokoh pemuda Kota Keris lebih memilih fokus menyoroti salah satu bidang usaha PD Sumekar yaitu, pengadaan beras ASN dari pemotongan Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) tiap bulannya.

“Manajemen pengelolaan pengadaan beras ASN wajib lebih profesional. Mulai dari segi ketepatan waktu distribusi sampai kepada mutu beras, harus berkualitas,” ujar Nurahmat. Selasa (20/12).

Selain itu Enno Sapsup, biasa Nurahmat dipanggil, menitip pesan kepada para calon Direksi PD Sumekar agar dapat membebaskan diri dari campur tangan para mafia beras apabila terpilih nantinya.

Mafia beras dimaksud Nurahmat ialah pemain besar yang mengambil keuntungan dengan berbagai cara. “Termasuk dari pengadaan beras ASN di PD Sumekar, ” sergahnya.

Dirinya yakin Bupati Sumenep dan Timsel sudah mengantongi nama, siapa calon Direksi PD Sumekar yang mempunyai kedekatan emosional ataupun bisnis dengan mafia beras tersebut.

“Makanya, sebelumnya saya berpesan buat calon Direksi PD Sumekar agar dapat melepaskan diri dari cengkeraman mafia beras. Karena memang ada dari salah satu calon yang punya riwayat hubungan itu,” ungkapnya.

Ia pun menolak menyebut nama siapa calon Direksi PD Sumekar yang dimaksud. “Saya gak usah sebut nama juga banyak masyarakat Sumenep yang tahu kok. Utamanya dari kalangan aktivis, media maupun LSM,” tegasnya.

Atau, menurut Nurahmat, akan lebih baik jika dilakukan langkah preventif dengan tidak memilih Direksi PD Sumekar yang mempunyai latar belakang kedekatan dengan mafia beras itu.

“Sekarang kembali lagi pada bapak bupati, apakah memang serius ingin membenahi PD Sumekar atau tidak. Tapi saya yakin beliau menempatkan kepentingan masyarakat di atas apapun,” pungkasnya.