SuaraMadura.id – Camat Arjasa, Sumenep, Madura, dikabarkan beri perintah berkumpul seluruh Kades di wilayahnya, guna kepentingan salah satu paslon di Pilkada Sumenep 2024.
Hal itu diungkapkan salah seorang Kades di Kecamatan Arjasa, sebut saja Adi, yang mengikuti pertemuan di Posko paslon Pilkada Sumenep 2024 yang terletak di sebelah Utara Stadion A. Yani, Sumenep, Madura, pada Minggu, 6 Oktober 2024.
Menurutnya, pengumuman untuk berkumpul Kades se-Kecamatan Arjasa di Posko Paslon Pilkada Sumenep 2024 itu disampaikan langsung oleh sang Camat. “Iya Pak Camat yang meminta kita berkumpul,” ujar Adi sesaat setelah pertemuan. Minggu (06/10).
Hadir juga dalam pertemuan di Posko Paslon Pilkada Sumenep 2024 itu, kata Adi, 2 (dua) Anggota DPRD Sumenep dari PDI Perjuangan yang baru saja dilantik yakni, Sutan dari Dapil 1 yang juga jabat Ketua KONI Sumenep dan Wahyudi dari Dapil 8.
“Seluruh Kades hadir kecuali, Sumbernangka. Kades Sambakati yang tak hadir, diwakili oleh Sekdesnya. Membahas mengenai pembangunan jalan poros Arjasa – Kangayan yang akan dituntaskan dalam waktu 3 tahun ke depan dengan syarat Pak Bupati menang,” beber Adi.
Untuk mewujudkan apa yang dibahas itu, Adi menambahkan, 2 orang anggota dewan yang hadir dan memang asli dari Kepulauan Kangean tersebut, akan diplotting di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumenep.
Terakhir Adi menambahkan, seluruh Kades dan yang mewakili hadir dalam pertemuan di Posko Paslon Pilkada Sumenep 2024 diberikan ganti akomodasi. Dimana masing-masing dari mereka menerima uang sebesar Rp 10 juta.
Sementara Camat Arjasa Aynizar Sukma yang disebut merupakan orang yang memberikan informasi agar para Kades di daerahnya untuk berkumpul di Posko Paslon Pilkada Sumenep 2024, belum merespon upaya konfirmasi yang dilakukan.
Ketidaknetralan seorang Pejabat Publik pada Pilkada Sumenep 2024 termasuk Camat. Apabila ikut terlibat ataupun melibatkan diri ke dalam politik praktis, baik secara langsung maupun tidak langsung, tentunya patut diwaspadai oleh segenap elemen masyarakat.