Scroll untuk baca artikel
Sosial

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah

599
×

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini
Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah
Pragmatic Play salah satu situs judi online slot yang digandrungi. © Redaksi.

SuaraMadura.id – Mencoba mengundi peruntungan bermodalkan handphone dan uang minimal sepuluh ribu rupiah sedang marak terjadi membuat orang kecanduan. Tak mengenal batasan usia, gender dan strata sosial.

Judi online slot namanya. Meskipun kecanduan yang ditimbulkan dalam jangka panjang memiliki potensi terjadinya tindakan kriminal, tetap dilakoni sejumlah orang.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Beralasan mencari peruntungan oleh mereka yang jenuh maupun kehilangan pemasukan selama pandemi Covid-19, untuk mulai menggeluti judi online slot.

Baca juga: Cek Sertifikat Tanah Online Tanpa Ribet Ke Kantor BPN

Menurut pengakuan para penjudi. Judi online slot begitu simpel untuk dimainkan. Cukup menekan tombol spin di mesin yang terpampang di layar telepon.

Mesin judi online slot pada tampilan telepon genggam lalu akan berputar dan mengacak bermacam bentuk ikon atau gambar sehingga tidak diketahui secara pasti gambar apa yang muncul.

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah
Tampilan hp saat bermain judi online slot. Ilustrasi/© Redaksi.

Ketika mesin berhenti berputar dan terdapat delapan gambar yang serupa serta membentuk pola tertentu, secara otomatis pemain judi slot online akan menang.

Dion (nama samaran) mengatakan uang di tabungannya ludes tak bersisa setelah hampir setahun lebih bermain judi online. “Uang tabungan habis, mobil saya jual,” katanya, melansir dari BBC News. Rabu (11/5).

Pria 30 tahun tersebut mengenal judi online sejak 2018 dari temannya. “Iseng, karena teman saya menang dapat motor satu. Tergiurlah. Saya lalu bertanya, main apa? Dikasih tahu situsnya, saya mendaftar,” ujarnya.

Baca juga: Pihak Ketiga Kelola Pantai Lombang, Karcis Masuk “Ongghe” 5 Ribu Rupiah

Tapi saat itu, ia mengaku tak terlalu ‘gila’ main judi. “Waktu itu belum sering mainnya, masih santai,” tukasnya.

Ketika pandemi Covid-19 melanda, judi online slot mendadak populer. Dion pun tertarik mencoba karena gampang dimengerti.

Uang hasil menang judi online togel sebesar Rp500.000, langsung dipertaruhkan untuk judi slot. Semalaman bermain, ia mendapat Rp7 juta.

“Rasanya senang dong, belum pernah menang sebesar itu,” paparnya seraya tertawa mengenang kemujurannya.

Kemenangan besar itulah yang membuat Dion ketagihan. Dalam sehari ia bisa main judi slot online sampai lima kali dengan menghabiskan uang hampir Rp500.000.

Baca juga: Diduga Aylawati Rindukan Pijetan ‘Ular Cobra Mematuk Mangsa’ Gatot

Tapi setelahnya, bukan menang yang datang. “Menangnya jarang dan nggak pernah sebesar menang pertama itu. Paling dapat Rp300.000, Rp200.000, kadang Rp1 juta. Tapi nggak pernah lewat dari Rp3 juta.”

Menurutnya apabila dipersentasekan 70% kalah, 30% menang. Akan tetapi, meski sudah kalah berkali-kali, Dion tak berhenti.

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah
Tampilan saat mendapat jackpot dalam judi online slot. © Redaksi.

“Ibaratnya kalau kamu sudah habis Rp2 juta, kamu pasti nggak terima dan harus balikin duit itu dengan cara… gambling lagi, gambling lagi,” terangnya.

Demi membalas kekalahannya, pria lajang ini menggadaikan surat BPKB mobilnya agar mendapat pinjaman. Sebanyak 40% uang gadai itu dipakai untuk trading saham, sisanya judi slot.

“Waktu itu saya bayar utang dari gadai BPKB sudah susah, akhirnya saya putuskan jual mobil buat lunasin pinjaman.”

Baca juga: Menguak Bisnis Esek-esek Online di Sumenep

Meskipun berkali-kali bertaruh, dia tetap kalah. Uang tabungan dan pesangon yang didapat akibat di-PHK gara-gara pandemi Covid-19, ludes untuk berjudi.

Sejak itu, ia berhenti bermain judi online. Selain karena tak lagi punya uang, ia sadar judi hanya membuang-buang hasil jerih payahnya selama bertahun-tahun bekerja.

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah
Ilustrasi berhutang gara-gara kecanduan judi online. Istimewa.

Dion mengaku sedikit beruntung karena tak terjerat pinjaman online atau berbuat nekat lainnya hanya untuk bermain judi online.

“Saya main judi, tapi saya nggak mau merepotkan orang lain, nggak mau utang ke orang lain. Mungkin prinsip itu yang menyelamatkan saya dari kecanduan judi online.” tutupnya.

Pengamat sosial dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati, mengatakan pandemi Covid-19 yang menghancurkan banyak perekonomian keluarga menjadi faktor utama mengapa banyak orang terjebak pada judi online.

Baca juga:Dikabarkan Lakukan Tindakan Kekerasan, Kades Pandeman Justru Hendak Menyelamatkan

Judi online, kata Devie, seakan memberikan ‘jalan alternatif’ kepada masyarakat yang ingin mendapatkan tambahan pendapatan.

Ketika aturan pemerintah terkait Covid diberlakukan banyak orang merasa terkurung di rumah dan akhirnya bosan.

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah
Ilustrasi Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah. Sumber: YouTube.

Judi online yang dibalut seperti permainan gim biasa, menggoda orang-orang untuk mencoba karena bisa diakses kapan pun dan di mana pun.

“Manusia itu pada prinsipnya pemain gim. Menariknya judi online daya pikatnya lewat permainan. Ini yang kemudian mendorong orang tanpa disadari terperangkap dalam judi online. Ujungnya mereka sudah kecanduan.”

“Judi online menciptakan keseruan, membuat orang tertantang, termotivasi, dan penasaran.”

Baca juga: Amithya Hengkang, Ulasan Negatif De Baghraf Hotel Sumenep Berdatangan

Hal lain yakni, orang tak perlu keluar banyak uang untuk mencoba peruntungan judi online. Hanya dengan uang puluhan ribu rupiah memungkinkan mereka mendapat puluhan juta.

“Itu kan sangat menggoda sehingga secara psikologi tidak merasa menghabiskan yang besar untuk judi online. ”

Oleh karena itu, menurut Devie, tak ada seorang pun yang imun dari potensi jebakan judi online. Entah itu berasal dari kelompok ekonomi maupun pendidikan bawah atau tinggi.

Jerat Judi Online, Modal Puluhan Ribu Dapat 7 Juta Rupiah
Konferensi pers kepolisian saat berhasil membongkar sindikat judi online. Sumber: Detik.

Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebut sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutus akses 499.645 konten perjudian di berbagai platform digital.

Tapi pemberantasan judi online di Indonesia berat lantaran situs atau aplikasi judi online terus bermunculan dengan nama yang berbeda, meski aksesnya telah diputus.

Di Indonesia sendiri aktivitas perjudian dilarang oleh pemerintah karena dianggap merugikan masyarakat dan melanggar norma agama.

Khusus judi online, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) menjerat para pelaku maupun orang yang mendistribusikan muatan perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan sejak 2018 hingga 10 Mei 2022 pihaknya telah memutus akses 499.645 konten perjudian di pelbagai platform digital.

Kendati jumlah situs atau aplikasi perjudian online yang beredar secara daring berpotensi lebih banyak dari hasil patroli siber, kata Juru bicara Kominfo, Dedy Permadi.

Pemberantasan judi online di Indonesia, sambungnya, cukup berat lantaran situs atau aplikasi judi online terus bermunculan dengan nama yang berbeda, meski aksesnya telah diputus.