SuaraMadura.id – Gerak cepat aparat penegak hukum wilayah Polres Sumenep meringkus terduga pelaku penodongan terhadap supir ambulance RSUD Soetomo, Surabaya Jawa Timur.
Pada Selasa (8/24) sekira pukul 15.00 WIB ambulance RSUD Soetomo, Surabaya membawa jenazah menuju rumah duka di wilayah Dusun Lisun Desa Kalianget Timur, Sumenep, Jawa Timur.
Namun saat belum sampai di tujuan, tepatnya di simpang tiga Lisun, terjadi penghadangan oleh sekelompok orang terhadap ambulance RSUD Soetomo yang membawa jenazah perempuan asal Sumenep.
Tanpa diduga, tiba-tiba saja salah seorang dari kumpulan massa tersebut mengeluarkan sepucuk senjata dan melakukan penodongan kepada supir ambulance RSUD Soetomo.
“Iya benar Mas, lebih jelasnya tanya keluarganya,” jawab supir ambulance RSUD Soetomo yang ditodongkan senjata dan terlihat masih sedikit syok. Selasa (8/24).
Akibatnya, suami dari almarhumah yamg jenazahnya dibawa menggunakan ambulance RSUD Soetomo itu kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianget, Sumenep, Madura.
Tidak menunggu lama, pihak Polsek Kalianget yang berada di bawah komando Satreskrim Polres Sumenep, diketahui berhasil mengamankan terduga pelaku penodongan terhadap supir ambulance RSUD Soetomo.
Menjelang dini hari, sumber internal di Satreskrim Polres Sumenep membenarkan bahwasanya telah terjadi penodongan terhadap supir ambulance RSUD Soetomo tetapi bukan menggunakan senjata api melainkan jenis air soft gun.
“Air soft gun tidak termasuk dalam kategori senjata api, meskipun memang unsur mens rea nya ada,” ujar sumber internal Satreskrim Polres Sumenep.
Perwira Polisi Polres Sumenep itu pun meminta agar awak media bersabar serta menunggu keterangan resmi dari Humas Polres Sumenep setelah hasil pemeriksaan dari terduga pelaku selesai.