Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Layanan Publik

Sertijab Kepala Syahbandar Sapeken, HNSI DPC Sumenep Ingatkan Soal Disiplin Kerja

742
×

Sertijab Kepala Syahbandar Sapeken, HNSI DPC Sumenep Ingatkan Soal Disiplin Kerja

Sebarkan artikel ini
Sertijab Kepala Syahbandar Sapeken, HNSI DPC Sumenep Ingatkan Soal Disiplin Kerja
Mochamad Djumari (kiri) Kepala Syahbandar Sapeken yang baru. © Redaksi

SuaraMadura.id – Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Sapeken, Sumenep, Madura, atau biasa disebut Syahbandar, mengalami pergantian. Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) harap ada perbaikan pelayanan.

Berlangsung di meeting room lantai 5 (lima) Hotel De Baghraf, Kamis (26/01/23). Acara pisah sambut dari Rudy Susanto, Pejabat lama Syahbandar Sapeken kepada Mochamad Djumari, dihadiri Ketua HNSI DPC Sumenep, Musahnan.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Menanggapi Sertijab Kepala Syahbandar Sapeken tersebut, Ketua HNSI Sumenep, Musahnan berharap bagaimana pejabat yang baru ini dapat benar-benar memperhatikan masalah disiplin kerja.

“Bagaimana Kepala Syahbandar Sapeken dapat memberikan harapan baru kepada masyarakat dengan selalu hadir bertugas. Saya tidak mau lagi mendengar ada aduan dari masyarakat, jangan lagi ada bolos,” ujarnya.

Selanjutnya, Tokoh Masyarakat Kepulauan Kangean itu menyampaikan agar kiranya Kepala Syahbandar Sapeken yang baru melanjutkan program pejabat lama yang sudah baik dan menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Kepala Syahbandar Sapeken, Mochamad Djumari mengatakan dirinya yang dilantik dan diberikan amanah tanggal 13 Januari 2023 kemarin, siap melanjutkan apa yang sudah baik dan memperbaiki apa yang perlu diperbaiki.

“Saya akan koordinasi dengan masyarakat terkait kerjasama yang baik. Begitu juga dengan instansi terkait, karena kita tidak bisa berdiri sendiri untuk bagaimana memajukan UPP Sapeken, Pagerungan dan juga Kangean,” tukasnya.

Terakhir Kepala Syahbandar Sapeken baru mengharapkan perlunya kolaborasi dengan pemerintah setempat terkait program tahun ini. “Khususnya buat nelayan sekitar yang membutuhkan sertifikat kepelautan, mulai dari BST, AFF hingga SKT secara gratis,” pungkasnya.