Scroll untuk baca artikel
Berita

Sampang Waspada Bencana Kekeringan Memasuki Musim Kemarau

155
×

Sampang Waspada Bencana Kekeringan Memasuki Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Sampang Waspada Bencana Kekeringan Memasuki Musim Kemarau
Foto ilustrasi kekeringan/Republika.

SuaraMadura.id – Pernyataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, musim kemarau telah menghampiri di pertengahan Juni sampai akhir Juli ini, diperkirakan puncaknya akan terjadi pada September hingga Agustus 2022.

Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Imam menerangkan, prediksi masuknya musim kemarau pada Juni itu atas hasil koordinasi kepada BMKG Sumenep.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

“Musim kemarau tahun ini lebih lambat dari tahun sebelumnya. Karena musim hujan terjadi lebih panjang,” terangnya, melansir Berita Jatim Minggu (31/7).

Pihak BPBD Sampang menghimbau perlu adanya peningkatan kewaspadaan dan antisipasi dini untuk wilayah yang diprediksi akan mengalami musim kemarau lebih kering. “Harus diantisipasi adanya bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dampak musim kemarau ini juga menjadi momok warga Sampang. Sebab, banyak desa yang mengalami bencana kekeringan saat kemarau tiba.

“Wilayah Sampang rentan terhadap bencana kekeringan meteorologis dan ketersediaan air bersih,” ujarnya.

Terpisah, Amir Faruk yang berada di Kecamatan Sereseh, Kabupaten Sampang, mengaku khawatir dan mulai resah jika musim kemarau tiba. Pasalnya, setiap tahun di masa musm kemarau daerahnya selalu dilanda bencana kekeringan.

“Kita sedih kalau musim kemarau tiba, karena kami selalu kesulitan air bersih,” pungkasnya.