Scroll untuk baca artikel
EkonomiBerita

Saling Serobot Saat Antri Minyak Goreng, Pemilik Tutup Toko di Sampang

156
×

Saling Serobot Saat Antri Minyak Goreng, Pemilik Tutup Toko di Sampang

Sebarkan artikel ini
Saling Serobot Saat Antri Minyak Goreng, Pemilik Tutup Toko di Sampang
Warga Sampang, Madura, saling serobot antri membeli minyak goreng membuat pemilik toko terpaksa tutup. Jum'at (1/4) Ilustrasi/Gabort71

SAMPANG – Minyak goreng curah yang dijual sebuah toko di Jalan Bahari, Kabupaten Sampang, Madura, membuat warga saling menyerobot saat antre membeli.

Dilansir Media Kompas, Jumat (1/4). Aksi saling serobot itu terjadi karena warga berebut untuk mendapatkan minyak goreng. Bahkan, ada ibu-ibu saling caci karena jerikennya diserobot ibu lain.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Situasi itu menyebabkan kericuhan di toko tersebut. Pemilik toko pun terpaksa menutup sementara tokonya agar warga tertib.

“Warga yang antre sudah tidak tertib. Makanya saya tutup sementara,” kata Yanto, pemilik toko minyak goreng curah, Jumat (1/4).

Tak lama berselang, Yanto kembali membuka tokonya setelah memperingati warga agar tertib. Warga pun sepakat lebih tertib sesuai antrean jeriken.

Baca Juga: 

Nelayan Sampang Jaring Bangkai Ikan Paus Sepanjang 20 Meter

Selain itu, Yanto membatasi pembelian minyak goreng agar antrean tidak terlalu lama.

“Masing-masing orang saya batasi maksimal tujuh liter,” imbuh Yanto.

Salah satu warga yang ikut antre, Rohim mengatakan, harga minyak goreng saat ini cukup mahal. Bahkan, ada toko yang menjual Rp 27.000 per liter.

Saat ada minyak goreng yang dijual murah, ia menilai wajar jika warga berebut.

“Wajar kalau warga saling serobot walaupun minyak goreng curah karena minyak goreng premium sangat mahal,” ungkap Rohim.

Rohim berharap kepada pemerintah agar kelapa sawit jangan diekspor, karena rakyat menjadi kebingungan akibat harga minyak goreng mahal.

Baca Juga: Menguak Bisnis Esek-esek Online di Sumenep