Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Ribuan Pengawas Madrasah Se-Indonesia Bakal Kumpul di Surabaya

559
×

Ribuan Pengawas Madrasah Se-Indonesia Bakal Kumpul di Surabaya

Sebarkan artikel ini
Ribuan Pengawas Madrasah Se-Indonesia Bakal Kumpul di Surabaya
Seksi Acara SILATNAS II dan Simposium Internasional, Ibnu Hajar (kiri) yang dihelat Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Nasional. (Foto/Ibnu)

SuaraMadura.id | Nasional – Ribuan Pengawas Madrasah di Indonesia bakal hadiri Silaturrohim Nasional (SILATNAS II) dan Simposium Internasional di Surabaya.

Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Nasional menggelar gladi bersih persiapan SILATNAS II dan Simposium Internasional, yang akan dihadiri ribuan pengawas madrasah dari berbagai daerah di Indonesia.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Kegiatan yang mengusung tema ‘Meneguhkan Komitmen, Membangun Peradaban dan Merajut Persatuan di Tengah Arus Transformasi Digital, bakal berlangsung di Asrama Haji Sukolilo, Kota Surabaya, Jawa Timur, mulai tanggal 20-22 September 2023 mendatang.

Ketua Pokjawas Madrasah Nasional Zurni, mengaku bahwa persiapan dalam kegiatan Silaturrohim Nasional yang ke-2 dan Simposium Internasional ini sudah hampir rampung.

“Alhamdulillah, persiapan sudah mencapai 95 %, yang pertama dari aspek kepanitaan Insyallah sudah siap semua,” katanya, Selasa (19/9/23).

Lanjut Ia menjelaskan, bahwa dari segi kepesertaan sudah 7 provinsi yang sudah hadir, masing-masing mereka sudah berada di area Kota Surabaya dan Kota Malang.

“Kesiapan peserta yang sudah terkofirmasi hadir, sekitar 1070 peserta dari 34 provins di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ia menyampaikan, bahwa untuk seluruh narasumber sudah banyak yang menyatakan kesiapannya, sehingga pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi.

“Termasuk tim inovasi, sudah menyatakan kesiapannya untuk membersamai kegiatan Silaturrohim Nasional Ke 2 dan Simposium Internasional ini,” bebernya.

Ia pun berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi rekomendasi untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas pengawas untuk diberikan ruang yang luas.

“Kedua, bagaimana meningkatkan kesejahteraan kawan-kawan pengawas ada rekomendasi perjalanan dinas,” ungkapnya.

Kemudian yang ketiga, Ia berharap adanya perlindungan hukum, bahwa resistensi tugas pengawas sangat luar biasa dengan medan yang sangat luas, tapi sampai saat ini tidak ada kepastian hukum.

“Terakhir, bagaimana pertemuan yang secara berkala ini, mampu mempererat hubungan sesama pengawas, sehingga bisa saling berbagi,” harapnya.

Di samping itu, Seksi Acara Ibnu Hajar mengungkapkan, untuk penampilan pembuka akan ditampilkan sebuah tari yang diambil dalam kisah kitab Negara Kartagama, bahwa dibalik kejayaan negara yang elok ini bernama Nusantara yang diberi judul ‘Kidung Tari Gayatri Raja Patmi’.

“Karena acara ini dibuka oleh Menteri Agama, dan berkumpulnya kurang lebih 1000 orang pengawas madrasah se-Indonesia yang hadir, maka kemasan acaranya bernuansa ke-Bhinnekaan di bumi Indonesia,” singkatnya.

Lebih lanjut Ibnu Hajar menerangkan bahwa pihaknya menyiapkan acara SILATNAS II dan Simposium Internasional kurang lebih satu bulan agar bisa melahirkan penampilan yang maksimal.

“Walaupun anggotanya dari berbagai provinsi di Indonesia, dari Aceh, DKI Jakarta, Jawa Barat dan dari Sumenep,” pungkas Budayawan asal Sumenep itu.

Untuk diketahui, penampilan pembukaan dalam acara ini akan dimeriahkan oleh siswa-siswa dari MTsN 2 Kota Surabaya, Jawa Timur.