Scroll untuk baca artikel
Politik

Ratusan Juta Per Kades di Sumenep Untuk Suara Caleg PDI Perjuangan

4233
×

Ratusan Juta Per Kades di Sumenep Untuk Suara Caleg PDI Perjuangan

Sebarkan artikel ini
Ratusan Juta Per Kades di Sumenep Untuk Suara Caleg PDI Perjuangan
Ilustrasi Kades.

SuaraMadura.id | Sumenep – Demi gapai ambisi perolehan Kursi signifikan baik Dewan Sumenep maupun pusat, PDI Perjuangan Dikabarkan tebar peluru hingga ratusan juta ke sejumlah Kades yang ada di Kabupaten Sumenep.

Kenaikan drastis capaian Kursi Dewan PDI Perjuangan diiringi tudingan miring adanya sebaran amunisi mulai muncul ke permukaan. Nominalnya mencapai 100 juta untuk Caleg Pusat dan 30 juta bagi Dewan Sumenep.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu Kades di Kecamatan Rubaru yang keberatan identitasnya ditampilkan, sebut saja dia sebagai Juru Tembak, yang mengaku menerima kucuran 130 juta.

“Itu yang 100 juta untuk konversi 2000 suara Caleg Pusat. Sedangkan yang 30 juta buat 300 suara Dewan Sumenep dari PDI Perjuangan nomor urut 1,” beber Juru Tembak. Sabtu (17/02/24).

Menurut Juru Tembak, semua Kades di Kecamatan Rubaru menerima jumlah yang sama. Meskipun pencapaian suara di masing-masing desa tidak lah sama. “Persentasenya lebih banyak yang tidak mencapai target sesuai pesanan,” imbuhnya.

Menindaklanjuti, Penjabat (Pj) Kades Matanaer, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, ED yang dikonfirmasi mengenai peluru yang diterimanya dari PDI Perjuangan membantah hal tersebut.

“Tidak, saya tidak terima. Ini siapa ya, saya mau koordinasi dulu dengan AKD,” kata ED yang kemudian menjawab bahwa Caleg Dewan Sumenep nomor urut 1 dari PDI Perjuangan hanya mendapat 73 suara.

Kepala Desa lain di Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, yakni Pj Kades Karangnangka, berinisial FS yang juga dihubungi guna konfirmasi terkait tebaran peluru ratusan juta dari PDI Perjuangan belum menjawab.

Sementara Achmad Fauzi, Bupati Sumenep dan juga Ketua DPC PDI Perjuangan belum bisa dimintai tanggapannya terkait tembakan peluru hingga ratusan juta kepada para Kades.