Scroll untuk baca artikel
Politik

Puluhan Peserta Ngadu Ke Panwascam Soal Seleksi KPPS Desa Moktesareh Sampang

457
×

Puluhan Peserta Ngadu Ke Panwascam Soal Seleksi KPPS Desa Moktesareh Sampang

Sebarkan artikel ini
Puluhan Peserta Ngadu Ke Panwascam Soal Seleksi KPPS Desa Moktesareh Sampang
Puluhan Peserta Ngadu Ke Panwascam Soal Seleksi KPPS Desa Moktesareh Sampang. Foto/Tamim.

SuaraMadura.id | Sampang – Puluhan peserta seleksi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Moktesareh mendatangi kantor Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura.

Kedatangan mereka untuk mengadu soal pengumuman hasil seleksi dan mempertanyakan nama peserta yang dinyatakan lolos di pengumuman hasil pleno Panitia Pemungutan Suara (PPS), malah tidak ada dalam pengumuman yang dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

“Pengumuman dari KPU Sampang melalui website resminya berbeda jauh dengan hasil pleno PPS Desa Moktesareh. Ada 24 nama dinyatakan lolos seleksi dan masuk pleno PPS, tetapi tidak ada di pengumuman website KPU Sampang. Kok bisa?,” kata Muhammad Amin. Sabtu (06/01/23).

Amin menduga, berubahnya 24 nama KPPS di website KPU Sampang dilakukan oleh oknum yang mempunyai kepentingan di pemilu 2024. Oleh karena itu, ia meminta Panwascam Kedungdung untuk menelusuri kecurangan ini.

“Curangnya ini sangatlah jelas sekali, 24 nama orang itu dinyatakan lolos seleksi calon anggota KPPS tapi kenapa berubah nama orang lain,” katanya.

 

Ia menambahkan, PPS Desa Moktesareh juga telah memampang nama-nama calon anggota KPPS sebanyak 70 orang. Namun, 24 nama calon diantaranya tergantikan nama orang lain yang tidak masuk pleno PPS.

“Hasil pleno PPS telah diumumkan tapi sekarang sudah hilang di sekretariat PPS. Kami mempunyai buktinya, jadi jangan coba bermain dalam kecurangan,” tegasnya.

Sementara Ketua Panwascam Kedungdung, M. Jalali, berjanji akan menelusuri aduan dari masyarakat Desa Moktesareh tentang perubahan nama-nama calon KPPS.

“Tentu akan kami telusuri siapa oknum dibalik ini,” tandasnya.