Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Viral

Pengemudi Mobil Dinas Sampang Bantah Kabur Usai Tabrak Kendaraan Lain

896
×

Pengemudi Mobil Dinas Sampang Bantah Kabur Usai Tabrak Kendaraan Lain

Sebarkan artikel ini
Pengemudi Mobil Dinas Sampang Bantah Kabur Usai Tabrak Kendaraan Lain
Mobil Dinas Disnaker Kabupaten Sampang yang diduga kabur setelah tabrak kendaraan lain di Malang.

SuaraMadura.id | Sampang – Pengemudi mobil dinas OPD Kabupaten Sampang bernopol M 1145 NP yang diduga kabur setelah menyerempet kendaraan lain bernopol N 1659 FD berikan bantahan.

Senggolan antara mobil dinas Kabupaten Sampang dan kendaraan milik pribadi diketahui terjadi di depan Rumah Sakit (RS) Hermina di Kota Malang, Minggu, 17 September 2023, sekitar pukul 10.50 WIB.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Sebelumnya mobil dinas tersebut yang disinyalir kepunyaan Dinas PUPR ternyata telah berganti kepemilikan ke Disnaker Kabupaten Sampang, yang kini dikendarai oleh sang kepala, Yudhi Adidarta.

Kepada wartawan suaramadura.id saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Disnaker Kabupaten Sampang Yudhi Adidarta membenarkan dirinya yang mengendarai mobil dinas tersebut.

“Iya benar mas, yang nyetir mobil bernopol M 1145 NP itu saya. Namun pernyataan bahwa saya kabur itu salah,” ungkap Yudhi Adidarta. Senin, (18/09/23).

Ia juga menjelaskan maksud perjalanannya keluar Sampang. “Saya ke Malang setelah penjemputan janazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia asal Banyuates Sampang di Surabaya,”¬†imbuhnya.

Namun, dia tidak mau dirinya dibilang kabur dalam laka di Malang tersebut melainkan ia lah yang ditabrak dan menjadi korban.

“Karena yang ditabrak kemarin itu adalah saya sendiri. Jadi posisi mobil nopol N 1659 FD itu nyalip dari kanan dalam posisi macet dia mau masuk ke depan saya lalu nabrak hingga diviralkan,” ujarnya.

Kemudian Yudhi menerangkan, pemilik mobil N 1659 FD memaksa untuk laporan ke Polsek Klojen. “Saya tidak mau, karena saya sendiri masih ada acara. Jadi kalau sore saya bisa dan dikasih nomor telepon. Namun dia juga tidak mau,” katanya.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak lari. Setelah di video itu saya masih ketemu dengan yang bersangkutan terus ia minta tanggung jawab saya tidak mau. Karena versi saya benar.,” tandasnya.

Terpisah, Wiwit Unairawati pemilik mobil N 1659 FD saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pribadinya menyampaikan, kalau memang Yudhi merasa benar kenapa tidak mau turun dari mobilnya. “Kita bahas bersama. Tapi malah nyelonong pergi,” tanyanya.

“Saya sudah laporkan hal ini ke kepolisian mas, ini saya dapat telpon dari pihak Lakalantas Malang dan saya diminta untuk memberikan keterangan di Lakalantas. Jadi untuk proses selanjutnya langsung ke Lakalantas Malang,” pungkasnya.