Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Berita

Klaim Sukses Dinsos Sumenep Salurkan Hewan Kurban Jadi Pertanyaan

186
×

Klaim Sukses Dinsos Sumenep Salurkan Hewan Kurban Jadi Pertanyaan

Sebarkan artikel ini
Klaim Sukses Dinsos Sumenep Salurkan Daging Kurban Jadi Pertanyaan
Dua kambing hewan kurban pemberian Dinsos Sumenep. © Redaksi

SuaraMadura.id – Pembagian daging kurban oleh Dinsos Sumenep yang digembar-gemborkan sukses lewat berbagai pemberitaan sisakan kritikan disertai pertanyaan.

Hampir di setiap momen Hari Raya Idul Adha pihak Dinsos Sumenep mengambil peran sebagai pahlawan dalam penyaluran hewan kurban, yang katanya untuk para fakir miskin.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Penyaluran daging kurban oleh Dinsos Sumenep yang berjalan dari tahun ke tahun tersebut pun seolah menafikan keberadaan Baznas yang dianggap lebih pantas mengambil peran.

Tak sedikit pula warga masyarakat Kota Keris yang bertandang ke Baznas Sumenep menanyakan kupon yang dapat ditukar dengan daging kurban, pulang dengan kecewa

Pendistribusian hewan maupun daging kurban diketahui tidak terdapat dalam tupoksi Bidang manapun yang berada di bawah naungan Dinsos Sumenep.

Menurut sumber internal yang tidak kami sebutkan namanya, hal tersebut pun diakui oleh beberapa Kepala Bidang (Kabid) Dinsos Sumenep.

“Beberapa Kabid di Dinsos mengatakan tentang zakat dan kurban sudah jadi ranahnya Baznas tapi kadisnya yang gak mau,” terangnya. Kamis (29/6/23).

Sedangkan Ketua Baznas Sumenep, Sukri enggan berkomentar mengenai penyaluran daging kurban Dinsos Sumenep. “Ikhtiar sudah. Allah Maha Adil,” komentarnya singkat yang entah apa maksudnya.

Sejak awal proses pemilihan calon penerima hewan kurban maupun penyaluran daging yang dilakukan Dinsos Sumenep penuh kejanggalan dan perlu dipertanyakan.

Mereka yang jadi penerima juga diduga kuat merupakan buah usulan dari orang-orang yang memiliki kedekatan personal dengan Kepala Dinsos Sumenep.

Berdasarkan temuan di lapangan, banyak pihak yang baru mengusulkan sebagai calon penerima pada H-1 Hari Raya Kurban. Meskipun, terlihat tanggal pengajuan pada permohonannya di buat mundur.

“Bekna mau embik, sengkok olle due’en (kamu mau kambing, saya dapat dua, red),” tanya seseorang yang memang tampak memiliki kedekatan dengan Kepala Dinsos Sumenep, ke awak media pada Rabu, 28 Juni 2023.

Tawaran tersebut kemudian ditolak dengan halus disertai pertanyaan, bagaimana caranya kok bisa dengan mudahnya mendapatkan hewan kurban dari Dinsos Sumenep.

Pertanyaan lalu terjawab saat melihat usulan permohonan hewan kurban atas nama Musholla lengkap dengan tanda tangan dan stempel yang baru saja dibuat pada Rabu siang itu.

Sementara Kepala Dinsos Sumenep, Achmad Dzulkarnaen bungkam ketika dikonfirmasi tentang  persoalan penyaluran hewan kurban oleh dinas yang dipimpinnya.

Kendati begitu, berbagai lini massa disesaki headline ‘kesuksesan’ Dinsos Sumenep menyalurkan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah.

Sebuah pekerjaan rumah bagi Bupati Achmad Fauzi untuk mengevaluasi penyaluran hewan kurban di tahun mendatang jika tidak diserahkan ke Baznas.

Mengingat masih ada Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setdakab Sumenep yang lebih pas menyalurkan hewan kurban ketimbang Dinsos Sumenep.