Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Kabar Pergantian Dirut, Kinerja RSUD Sumenep Dikhawatirkan Menurun

442
×

Kabar Pergantian Dirut, Kinerja RSUD Sumenep Dikhawatirkan Menurun

Sebarkan artikel ini
Kabar Pergantian Dirut, Kinerja RSUD Sumenep Dikhawatirkan Menurun
RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

SuaraMadura.id – Direktur RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep, dikabarkan akan diganti timbulkan kekhawatiran penurunan kinerja rumah sakit plat merah Kota Keris tersebut.

Wajah dan pelayanan RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep yang berstatus BLUD Di bawah kepemimpinan Dr. Erliyati berbenah. Berubah dan berkembang lebih baik dari sebelumnya.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Perbaikan fasilitas dan kemudahan pelayanan, ditunjang dengan program Universal Health Coverage alias UHC besutan Bupati Fauzi menambah pamor RSUD Sumenep.

Sumbangsih RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep terhadap Pendapatan Asli Daerah atau PAD pun bukan main-main. Berhasil dikerek hingga mencapai hampir seratus miliar rupiah.

Apa yang dikerjakan oleh dr. Erliyati bukan tanpa kendala dan hambatan. Menurut Prasianto dari Aliansi Progresif Sumenep, utamanya justru datang dari internal RSUD Sumenep sendiri.

“Di awal masa kepemimpinannya, dr. Erliyati memang banyak menemui tantangan terutama dari orang lama yang terlanjur nikmat berada di zona nyaman,” ujarnya. Selasa (6/5/23).

Apalagi, kata Prasianto, di kala badai Pandemi COVID-19 menghantam, menjadi ajang pembuktian keberhasilan manajemen RSUD Moh. Anwar Sumenep.

“Meski ada lah sedikit persoalan di sana-sini akibat ulah anak buahnya,” tambah pria asli Madura tersebut. “Seperti beberapa pengadaan APD yang dikeluhkan para Nakes,”.

Namun berdasarkan informasi yang diperolehnya, Prasianto menyampaikan kekhawatiran akan menurunnya kinerja RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep.

“Saya dapat kabar dari sumber terpercaya bahwa Dirut RSUD Moh Anwar akan diganti pada periode rotasi dan mutasi pejabat Pemkab Sumenep dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pergeseran antar pejabat di lingkungan pemerintah daerah merupakan hal yang wajar. “Tentunya yang menjadi dasar dan tolak ukur adalah kinerja dan prestasi,” tukasnya.

Dalam hal Dirut RSUD Moh Anwar Sumenep, Prasianto menjelaskan, jika memang akan diganti hendaknya mencari sosok yang bisa melanjutkan apa yang telah dilakukan dr. Erliyati.

“Tapi info terpercaya yang saya terima, calon pengganti dr Erliyati ialah salah satu pejabat RSUD yang bermasalah saat menjabat sebagai PPKo di Pandemi kemarin (COVID-19, red),” sergahnya.

Prasianto lantas berjanji, apabila benar info yang diterimanya terkait calon pengganti dr Erliyati adalah pejabat internal tersebut, dirinya akan menempuh langkah-langkah yang dianggap perlu.

“Termasuk langkah hukum terhadap persoalan yang mendera si mantan PPKo tersebut,” ucap Prasianto tanpa mau menyebutkan nama, siapa pejabat yang dimaksud.

Disinggung kemana dr Erliyati akan berlabuh jika tak lagi memimpin RSUD Dr. H. Moh Anwar Sumenep, Prasianto hanya menjawab singkat. “Kepala Dinas Kesehatan,” pungkasnya.

Akal-akalan Dinkes Sumenep
Kesehatan

SuaraMadura.id – Dinkes Sumenep dinilai melakukan akal-akalan untuk asisten apoteker Puskesmas Gayam yang baru tiga tahun jadi PNS agar bisa…