Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Ini Tampang Terduga Pelaku Penganiayaan Wartawan di Pelabuhan Kalianget

1661
×

Ini Tampang Terduga Pelaku Penganiayaan Wartawan di Pelabuhan Kalianget

Sebarkan artikel ini
Ini Tampang Terduga Pelaku Penganiayaan Wartawan di Pelabuhan Kalianget
Dua orang dari empat terduga pelaku penganiayaan wartawan Sumenep. © Redaksi.

SuaraMadura.id – Sosok dua dari empat orang terduga pelaku penganiayaan terhadap Wartawan Sumenep di Pelabuhan Kalianget mulai terungkap.

Penganiayaan Wartawan Sumenep berinisial ER terjadi setelah ia menaruh curiga dan mengikuti pengangkutan BBM yang dikatakan oleh Satpam Pelabuhan Kalianget, merupakan milik dari TNI AL.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Dari keterangan ER, dirinya dianiaya di Pos Satpam Pelabuhan Kalianget, berlanjut hingga ke sebuah ruangan dekat dermaga yang biasa digunakan Patroli Keamanan Laut (Patkamla).

Maka pewarta bersama beberapa wartawan media lain, memutuskan untuk mendatangi Pelabuhan Kalianget pada Senin, 31 Juli 2023 sekitar pukul 11.30 WIB guna konfirmasi ke Komandan Patkamla dengan inisial IW.

Namun, setelah berkomunikasi ke dalam, Satpam yang bertugas mengatakan bahwa IW sedang berada di luar kota. “Pak IW gak ada di tempat, ada di Surabaya,” katanya. Senin (31/7/23).

Guna memastikan sosok terduga pelaku penganiayaan Wartawan, awak media pun meminta agar dapat bertemu dengan anak buahnya yang awalnya beralasan macam-macam untuk tidak ditemui.

Setelah sedikit berdebat dengan pihak keamanan Pelabuhan Kalianget, beberapa rekan media akhirnya berhasil masuk dan bertemu dengan lima orang yang tengah duduk-duduk di bedeng pingggir dermaga.

Kendati begitu, rekan media sempat dibuat terkejut dengan sikap yang ditunjukkan salah satu pria berpostur tinggi hitam yamg lansung menyuruh berbaris dan menyimpan handphone pewarta.

“Baris disini, simpan hp-nya,” ujarnya arogan yang tentu saja ditolak. Tetapi tiba-tiba pria tinggi hitam itu langsung loncat dari duduknya hendak merampas handphone salah satu rekan media.

Mendapat reaksi seperti itu, suasana sedikit menegang meskipun akhirnya tensi bisa kembali mereda. Salah seorang pria lainnya yang berambut ikal kemudian berkata bahwa mereka tidak dapat memberikan keterangan dan menunggu komandannya saja yakni, IW.

Selepas meninggalkan Pelabuhan Kalianget, rekan media menyempatkan mampir ke kediaman ER di Desa Kalianget Barat, sekaligus ingin mengetahui informasi lebih lanjut dari wartawan yang dianiaya, disekap dan ditodong pistol tersebut.

Ketika ditunjukkan dokumentasi pada saat rekan media melakukan konfirmasi ke Pelabuhan Kalianget, ER dengan tegas menyatakan bahwa dua diantaranya merupakan pelaku penganiayaan terhadapnya.

Yaitu, pria tinggi hitam yang sempat berlaku arogan dan rekannya yang berambut ikal dipastikan oleh ER ialah dua dari empat orang terduga pelaku penganiayaan pada dirinya. “Ya ini yang kurus ini yang paling ganas,” terangnya.

Sementara, IW yang diketahui merupakan Komandan Patkamla saat dihubungi mengaku sedang dalam perjalanan menuju Sumenep. “Ketemu aja besok,” jawabnya singkat.

Sedangkan informasi terakhir yang diterima dari ER, ia telah secara resmi menunjuk Kuasa Hukum yakni, Sulaisi Abdurrazaq guna mendampinginya dalam peristiwa biadab tersebut.