Scroll untuk baca artikel
banner 728x250
Pendidikan

DPKS Minta Dinas Pendidikan Sumenep Serius Pikirkan Pendidikan Non Formal

641
×

DPKS Minta Dinas Pendidikan Sumenep Serius Pikirkan Pendidikan Non Formal

Sebarkan artikel ini
DPKS Minta Dinas Pendidikan Sumenep Serius Pikirkan Pendidikan Non Formal
Wakil Ketua DPKS Syamsuri, SH. (tengah) bersama Pengurus HIMPAUDI Kecamatan Pragaan.

SuaraMadura.id – Posisi Penilik Kecamatan Pragaan yang kosong hampir satu tahun, Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) angkat bicara.

Pasca pensiunnya Penilik Kecamatan Pragaan tahun 2022 kemarin, salah satu jabatan fungsional pada Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal di Dinas Pendidikan Sumenep itu hingga kini lowong.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Wakil Ketua DPKS yang juga jabat Wakil Ketua Pengurus Cabang HIMPAUDI Kecamatan Pragaan yakni Syamsuri, SH., menganggap Dinas Pendidikan Sumenep belum serius memikirkan pendidikan non formal.

“Kurang lebih satu tahun Penilik Kecamatan Pragaan kosong, penunjukkan Plt (Pelaksana Tugas) sementara saja juga tidak dilakukan Dinas Pendidikan Sumenep,” ujarnya. Sabtu (09/09/23).

Syamsuri menyatakan, kekosongan Penilik Kecamatan Pragaan tersebut pun membuat dirinya khawatir terhadap mutu pendidikan non formal seperti, layanan Kelompok Bermain (KB).

“Penilik memiliki tugas, tanggung jawab dan wewenang melakukan kegiatan pengendalian mutu, dalam hal ini pendidikan non formal PAUD dan program layanan KB. Sehingga kosongnya posisi tersebut otomatis sangat berdampak,” katanya.

Jabatan fungsional Penilik, lanjut Syamsuri, juga melaksanakan evaluasi terhadap dampak program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, serta kursus pada jalur pendidikan nonformal dan informal (PNFI).

“Dengan ketiadaan Penilik Kecamatan Pragaan, pengendalian mutu yang meliputi perencanaan, pemantauan, penilaian, pembimbingan, dan pelaporan serta evaluasi pendidikan non formal PAUD utamanya layanan KB tidak berjalan,” tegasnya.

Pria asli Kepulauan Raas itu meminta dengan sangat agar persoalan tersebut segera mendapat atensi. “Saya sampaikan kepada pejabat terkait Dinas Pendidikan Sumenep, ayo seriusi mutu pendidikan masa depan bangsa,” tandasnya.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep, Akhmad Fairusi yang dikonfirmasi mengenai kekosongan posisi Penilik Kecamatan Pragaan berjanji akan menindaklanjuti.

“Siap, kami akan segera koordinasi dengan bidang PAUD,” jawab pria yang sejak 31 Agustus 2023 menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Sumenep itu singkat.