Berita

Bharada E: Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Brigadir J yang Tergeletak Bersimbah Darah

200
×

Bharada E: Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Brigadir J yang Tergeletak Bersimbah Darah

Sebarkan artikel ini
Bharada E: Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Brigadir J yang Tergeletak Bersimbah Darah
Gambar ilustrasi Majalah Tempo terbaru.

SuaraMadura.id – Diberitakan dalam Majalah Tempo terkini, kesaksian baru Bharada Richard Eliezer alias Bharada E kepada penyidik. Ditulis sendiri di kertas, ia buka mulut tentang peran Irjen Ferdy Sambo, yang sekarang jabat Pati Yanma Polri.

Kesaksian terbaru Bharada E menyatakan bahwa, ia turun dari lantai atas rumah dinas di Duren Tiga tersebut saat mendengar ribut-ribut dari arah ruang tamu

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Ketika berada di tangga itulah Bharada E melihat Irjen Ferdy Sambo memegang pistol. Di dekatnya, Nofrianstah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sudah tergeletak bersimbah darah.

Apa yang diungkap Bharada E di kesaksian terbarunya itu dibenarkan kuasa hukum yang bersangkutan, Pengacara Deolipa Yumara. Bahwasanya kliennya melihat Irjen Ferdy Sambo memegang senjata di samping tubuh Brigadir J.

Ia menambahkan, dalam peristiwa tewasnya Brigadir J, kliennya hanya berada di tempat dan waktu yang salah dan hanya bawahan yang menuruti perintah atasan.

Bharada E juga membuat pernyataan soal adanya perintah terkait penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. “Ya dia diperintah atasannya,” tegas Deolipa saat dikonfirmasi awak media, Minggu (7/8).

Selain itu, Bharada E juga menulis surat yang ditujukan pada keluarga mendiang ajudan Irjen Ferdy Sambo. Termasuk ayah dan ibu serta adik Brigadir J, Reza Hutabarat.

Berikut isi surat kepada keluarga Bang Yos, sapaan sehari-hari Bharada E ke Brigadir J.

“Saya Bharada E mengucapkan turut berbelasungkawa atas kejadian ini.

Buat Bapak, Ibu, dan Reza (keluarga Bang Yos) sekali lagi saya mengucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya.

Tuhan Yesus selalu menguatkan Bapak, Ibu, Reza, serta keluarga Bang Yos.

7 Agustus 2022, jam 1.24 WIB pagi. Tanda tangan. Richard.”

Sementara istri Irjen Ferdy Sambo yakni Putri Candrawathi, diketahui mendatangi Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Minggu (7/8) malam.

Bermaksud menemui suaminya yang berada di tempat khusus karena diduga melanggar kode etik terkait olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J. Namun belum diijinkan.

Perempuan bergelar dokter gigi itu kemudian memberikan keterangan singkat, mengaku bila dirinya tulus mencintai suaminya Ferdy Sambo.

“Saya Putri bersama anak-anak saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya, saya mohon doa biar kami sekeluarga dapat menjalani masa yang sulit ini,” kata Putri.

“Dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami,” ujarnya.

Selain Bharada E, diketahui dua anggota Polri lain yang bertugas sebagai ajudan dan supir dari istri Ferdy Sambo yaitu, Bharada RE dan Brigadir RR telah ditahan di Bareskrim, Minggu (7/8), berkaitan dengan tewasnya Brigadir J.