Scroll untuk baca artikel
Hukum

Anak Bunuh Ayah Kandung di Sampang Ternyata Gangguan Jiwa

144
×

Anak Bunuh Ayah Kandung di Sampang Ternyata Gangguan Jiwa

Sebarkan artikel ini
Anak Bunuh Ayah Kandung di Sampang Ternyata Gangguan Jiwa
Ilustrasi pembunuhan/Istimewa.

SAMPANG – Beberapa waktu lalu ramai kasus pembunuhan yang dilakukan anak kepada ayah kandung di Sampang Madura Jawa Timur (Jatim).

Pelaku berinisial R (31), yang tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri berinisial M (64) warga Desa Pesarenan, Kedungdung, Sampang.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Pelaku saat ini telah diamankan dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya. Demikian disampaikan Kasatreskrim Polres Sampang AKP Irwam.

Baca juga: Baddrut Tamam Wajibkan OPD Gunakan Produk UMKM Pamekasan

“Inisial R ini mengalami gangguan jiwa sekitar 10 tahun silam dan sering dipasung karena kerap melontarkan kalimat ancaman. Tapi, jika normal, pasungnya dibuka,” ujarnya, mengutip media suara, Minggu (29/5).

Irwan menambahkan, kondisi R diperparah lagi karena berpisah atau bercerai dengan suaminya. “Keluarga korban ini menyadari jika R memang terganggu kejiwaanya, bahkan sempat melukai ayahnya dengan gunting sebelum meninggal,” ujarnya.

Terpisah, Zaenal Mustaqin Kabid Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial PPPA Sampang, juga membenarkan jika inisial R telah dirawat di RSJ Menur Surabaya.

“Berkat koordinasi kami yang intens dengan pihak RSJ Menur, pelaku dugaan pembunuhan bisa mendapat pengobatan di sana,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya berusaha semaksimal mungkin agar inisial R mendapatkan pengobatan.

Baca juga:Warga Desa Bancelok Sampang Ricuh, Protes Penetapan Cakades PAW

“Selama menjalani pengobatan di RSJ Menur, semua biaya pengobatan dibantu Pemkab Sampang melalui Jamkesda,” tandasnya.

Sebelumnya, Rabu (18/5) lalu, sekira pukul 03:00 WIB warga Sampang digegerkan dengan meninggalnya seorang pria di mushola tak jauh dari rumahnya.

Kondisi korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Tak jauh dari lokasi ditemukan batu besar yang diduga menjadi alat pembunuhan oleh R terhadap ayah kandungnya sendiri.