Scroll untuk baca artikel
Tekno & Sains

Agus Salim Pemuda Pamekasan, Ciptakan Pom Mini Digital Otomatis

402
×

Agus Salim Pemuda Pamekasan, Ciptakan Pom Mini Digital Otomatis

Sebarkan artikel ini
Pom Mini Otomatis
Agus Salim Pemuda berusia 21 tahun dari Pamekasan berhasil menciptakan sebuah pom mini otomatis. Tangkapan layar/Spektrum Madura

PAMEKASAN – Pemuda warga Dusun Berkon Barat, Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Madura, menciptakan pom bensin mini (pom mini digital) yang lain daripada yang lain.

Pom mini digital digital hasil karya pemuda 21 tahun bernama Agus Salim, itu terbilang unik. Dimana pelanggan bisa mengisi bahan bakar secara otomatis hanya dengan memasukkan sejumlah uang dan mesin secara otomatis membaca nominalnya.

Scroll Keatas Untuk Melanjutkan.
Hub Kami Untuk Kerjasama .

Agus Salim mengaku membuat pom mini digital tersebut secara otodidak. Pelanggan bisa melakukan pengisian bahan bakar secara mandiri dan otomatis dengan alat buatannya itu.

“Ini merupakan alat yang berangkat dari inisiatif saya. Sebelumnya saya belajar dan merakit alat sampai jadi,” jelas kreator pom mini digital Agus Salim, dikutip dari kanal YouTube Spektrum Madura, Jum’at (25/3).

Para pelanggan yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) Pertalite maupun Pertamax di pom mini digital buatan Agus Salim, tinggal memasukkan uang sesuai nominal jumlah bahan bakar yang dibeli.

Dilanjutkan dengan memencet tombol jenis BBM yang diinginkan, yakni Pertalite dan Pertamax. Kurang dari beberapa menit, BBM yang dibeli langsung keluar dari selang pom mini digital sesuai jumlah pembelian.

“Saya bersyukur alat tersebut bisa difungsikan, walaupun masih harus banyak yang dikembangkan kembali,” ungkap Agus Salim, lulusan sekolah menengah atas (SMA) tersebut.

Sistem digital Arduino di pom mini digital buatannya, dipelajari oleh Agus Salim selama kurang lebih enam bulan, termasuk perakitan yang dibantu oleh kedua orang tuanya. Hingga menjadi sebuah mesin pengisi BBM otomatis.

“Sistem kerjanya modern, pembeli tinggal memasukkan uang ke dalam mesin sehingga tidak perlu memanggil petugas (pelanggan dapat mengisi sendiri, red),” papar dia.

Kemudian Agus Salim menambahkan, ide pembuatan pom mini digital otomatis tersebut berawal dari hobinya mengotak ngatik barang elektronik. Gagasan tersebut pun ia tuangkan untuk membuat alat pengisian BBM yang praktis.

Untuk sebuah pom mini digital self service hasil karyanya, Agus Salim mengaku menelan anggaran sampai 6 (enam) juta rupiah, mulai dari merakit komponen hingga penutup mesin.

Ia pun memiliki harapan temuan inovatifnya dapat bermanfaat bagi warga di lingkungan tempat tinggalnya saat mengisi bahan bakar. Jam operasional, pom mini digital Agus Salim sendiri beroperasi setiap hari mulai pukul 17.00 sampai 19.00 WIB malam.